Pendahuluan
Membaca Al-Qur’an merupakan aktivitas penting yang tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT tetapi juga memberikan ketenangan jiwa dan menambah pengetahuan. Sayangnya, di banyak sekolah, kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik sering kali masih rendah, bahkan sekadar membacanya sesuai kaidah tajwid sering menjadi tantangan. SMK TI Muhammadiyah Cikampek mencoba mengatasi masalah ini melalui penerapan kegiatan literasi Al-Qur’an dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).
Mengapa Literasi Al-Qur’an Penting?
Literasi Al-Qur’an melibatkan pemahaman dan praktik membaca Al-Qur’an sesuai dengan tajwid dan tartil. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an, memahami makna yang terkandung, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Di SMK TI Muhammadiyah Cikampek, budaya membaca Al-Qur’an diterapkan secara konsisten untuk membangun kesadaran peserta didik agar lebih tekun belajar.
Metode yang Digunakan
Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan instrumen seperti observasi, wawancara, dan tes. Guru berperan penting dalam membimbing peserta didik, menyediakan lembar pengamatan aktivitas, serta mengadakan tes membaca secara lisan. Kegiatan literasi ini dilakukan sebelum pembelajaran utama dimulai, memastikan siswa memiliki motivasi dan keterampilan yang meningkat.
Hasil dan Manfaat
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik. Faktor keberhasilan ini mencakup kolaborasi yang baik antara guru dan siswa, serta penerapan metode yang interaktif dan inovatif. Selain meningkatkan kemampuan membaca, program ini juga menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dan penghayatan yang mendalam terhadap isi Al-Qur’an.
Kesimpulan
Penerapan literasi Al-Qur’an di SMK TI Muhammadiyah Cikampek berhasil meningkatkan kualitas membaca Al-Qur’an peserta didik. Program ini tidak hanya mendukung pembelajaran PAI tetapi juga membentuk karakter siswa yang religius dan berakhlak mulia. Dengan pendekatan yang tepat, sekolah lain juga dapat mengadopsi metode ini untuk mengatasi tantangan serupa.
Penulis : Bpk Miftahudin
